Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2009

MATAHARI

Matahari….
Sinarmu mampu menghangatkan kehidupan
Cahayamu mampu menerangi kegelapan
Panasmu mampu mengeringkan kerongkongan

Matahari….
Kau adalah sumber energi alam semesta
Kau adalah pusat dari tata surya
Kau adalah inti dari jagad raya

Matahari….
Tak ada yang mampu menjangkaumu
Tak ada yang berniat mendatangimu
Tak ada yang berani mendekatimu


KEHIDUPAN

Kehidupan adalah sebuah misteri
Yang sama sekali tak dapat kita logika
Kehidupan adalah sebuah teka-teki
Yang sama sekali tak dapat kita kira

Kehidupan….
Bagaikan bumi yang selalu berotasi tanpa henti
Melahirkan beberapa ilmuwan
Menciptakan beribu-ribu kecanggihan  

Kehidupan….
Bagaikan bumi yang selalu berevolusi tanpa batas
Menghasilkan berbagai theorema
Menciptakan berjuta-juta karya.


BENCI

Tatkala benci timbul dalam hati, “Apa yang terjadi??”
Ketidaksukaan dan kesinisan terpancar dalam diri
Tatkala benci timbul dalam pikiran, “Apa yang terjadi??”
Kebisuan dan ketulian terlukis dalam diri

Benci…benci…benci…
Tak pernah mengenal usia
Tak pernah mengenal waktu
Tak pernah mengenal tempat

Benci, membuat orang saling bermusuhan 
Benci, membuat orang saling menyalahkan
Benci, membuat orang saling bersengketa 
Benci, membuat orang saling menghina

Benci…benci…benci…
Rela mengorbankan persaudaraan
Rela mengorbankan persahabatan
Rela mengorbankan persatuan


CINTA

Tatkala cinta menghampiri, “Apa yang terjadi??”
Keceriaan dan kebahagiaan terpancar dalam diri
Tatkala cinta menjauh, “Apa yang terjadi??”
Kemurungan dan kesedihan terlukis dalam diri

Cinta…cinta…cinta…
Tak pernah mengenal kata
Tak pernah mengenal harta
Tak pernah mengenal kasta

Cinta, membuat orang tergila-gila
Cinta, membuat orang menghalalkan segala cara
Cinta, membuat orang dimabuk asmara
Cinta, membuat orang berani berbuat dosa

Cinta…cinta…cinta…
Rela mengorbankan kesucian
Rela mengorbankan masa depan
Rela mengorbankan impian


WAHAI...KAWANKU

Taukah kau bahwa cinta yang berlebihan dapat membutakan hati dan akal.
Tahukah kau bahwa benci yang berlebihan juga dapat membutakan hati dan akal.
Untuk itu, cintailah seseorang yang kita cintai dengan sewajarnya dan bencilah seseorang yang kita benci pun dengan sewajarnya. Karena cinta dapat menimbulkan kebencian dan benci dapat menimbulkan kecintaan.
Wahai….kawanku yang pernah jatuh cinta. 
Janganlah kau mau dihancurkan oleh rasa cinta lawan jenis meskipun sesaat.
Janganlah kau mau dibodohi oleh rasa cinta lawan jenis meskipun sekejap.
Janganlah kau mau diperdaya oleh rasa cinta lawan jenis meskipun menggiurkan.
Wahai….kawanku yang pernah hancur karena cinta.
Janganlah kau teruskan kehancuran karena cinta lawan jenis.
Janganlah kau biarkan kehancuran terus terjadi karena cinta lawan jenis.
Janganlah kau terjebak dalam kehancuran karena lawan jenis.
Wahai…kawanku yang pernah diperdaya oleh cinta
Cinta lawan jenis dapat membuat kau malu dihadapan-Nya.
Cinta lawan jenis dapat membuat kau berdosa dihadapan-Nya.
Cinta lawan jenis dapat membuat kau menjauhi perintah-Nya.
Wahai ….kawanku yang belum pernah merasakan nikmat dunia yang sesaat tapi menyengsarakan selamanya.
Carilah cinta lawan jenis yang syah dihadapan-Nya.
Carilah cinta lawan jenis yang diridhoi-Nya.
Carilah cinta lawan jenis yang selalu membimbing kau untuk tetap istiqomah berada dijalan-Nya.
Wahai….kawanku yang belum menemukan cinta lawan jenis yang halal.
Janganlah kau merasa sedih melihat sekelilingmu dimabuk asmara.
Janganlah kau merasa iri melihat teman dekatmu bercinta.
Semua itu, hanyalah kebahagiaan sesaat yang kelak akan musnah.
Wahai…kawanku yang selalu menutup aurat
Carilah kebahagiaan cinta lawan jenis dalam sebuah pernikahan.
Carilah kemesraan cinta lawan jenis dalam keridhoan-Nya.
Carilah kehangatan cinta lawan jenis dalam lindungan-Nya